(Syaikh Shalih Awadh Al Mughamisi - Imam Masjid Quba)
Friday, July 31, 2015
(Syaikh Shalih Awadh Al Mughamisi - Imam Masjid Quba)
Friday, July 3, 2015
Tuesday, May 19, 2015
Apapun yang terjadi, sesibuk apapun, seberat apapun, sebanyak apapun amanah yang harus dikerjakan dan harus diselesaikan. Yang pertama selesaikan dulu ‘Amanah Allah’. Hari ini hafalan qur’annya sudah bertambah? Murojaah hafalannya sudah? Ibadahnya wajib dan sunnahnya sudah dilaksanakan dengan baik? Insya Allah, ketika Allah sudah ridha dengan ikhtiar yang kita lakukan, waktu akan terasa lapang, akan banyak pintu-pintu kemudahan dan keberkahan yang akan terbuka untuk menyelesaikan semuanya dengan baik. Semakin banyak amanah, semakin meningkat kualitas ibadah.”
(Yoyoh Yusroh, 2010)
Saturday, May 16, 2015
Karena setiap ujian adalah bentuk cinta-Nya
Hijabalila:
Dear, pernahkah kamu merasakan penatnya hidup ? Ketika air mata tak sanggup lagi melukiskan bebanmu :"
Ketika saudara tak lagi mampu menjadi teman berbagi, seolah bumi tak lagi bersahabat dengan suasana hatimu :"
Saat itu Allah sedang menunjukkan cinta-Nya padamu
Cinta yang pernah Allah letakkan pada Nabi Ibrahim saat mengujinya dengan api
Cinta yang pernah Allah lukiskan di hati Nabi Ayyub dengan ujian penyakit
Cinta yang pernah Allah hujamkan pada Rasulullah dengan ujian dari kaum kafir
Meski kadarnya tak sama, tapi itu adalah bagian dari cinta Allah
Allah bebankan masalah di pundakmu, agar engkau menunduk sujud pada-Nya
Allah teteskan kepedihan di qalbumu, agar air matamu mengalir mengingat-Nya
Allah letakkan kesempitan dihatimu agar engkau mengingat-Nya, melapangkan hati
Semua karena Allah mencintai do'a, sujudmu dan memohon pada-Nya
Bukankah mereka yang beriman diuji Allah ?
Sebagai pembuktian bahwa kita orang yang beriman, beriman pada Allah saat lapang dan sempit
Bila hari ini pundakmu terlalu berat menahan masalahmu, saat itu sajadah menunggumu untuk bermunajat
Saat itu juga Allah sedang menantimu untuk memohon, memohon belas kasih dan cinta-Nya.
Karena setiap ujian adalah bentuk cinta-Nya ♡
Tuesday, May 5, 2015
Jika jodoh adalah bagian dari rizqi
Jika jodoh adalah bagian dari rizqi, boleh jadi berlaku pula kaidah yang sama. Sosok itu telah tertulis namanya. Tiada tertukar, dan tiada salah tanggal. Tetapi rasa kebersamaan, akan ditentukan oleh bagaimana adab dalam mengambilnya. Bagi mereka yang menjaga kesucian, terkaruniakanlah lapis-lapis keberkahan. Bagi mereka yang mencemarinya dengan hal-hal mendekati zina, ada kenikmatan yang kan hilang meski pintu taubat masih dibuka lapang-lapang. Sebab amat berbeda, yang dihulurkan penuh keridhaan, dibanding yang dilemparkan penuh kemurkaan.
— Salim A. Fillah
Sunday, April 26, 2015
Semua ada waktunya
#don't think too much, just do anything you can do. Let Allah take His turn then.
Friday, April 24, 2015
Kalaulah hati itu bersih...
Kalau selama ini kita sulit untuk menjaga interaksi dengan Quran, mungkin karena hati kitanya sedang kotor tertutupi noda bekas dosa.
Quran. Ajarkanlah padaku apa yang aku tidak ketahui darinya, serta berikanlah kami.rezeki berupa kemampuan dan Kelezatan dalam membacanya di siang juga malam.
Serta jadikanlah Quran sebagai hujjah bagiku di yaumul akhir nanti yaa Rabbal ‘aalamiin”.
Thursday, April 23, 2015
Thursday, April 16, 2015
Wednesday, April 15, 2015
Bersemangatlah, Kawan…
“Alangkah beratnya… Alangkah banyak rintangan… Alangkah berbilang sandungan… Alangkah rumitnya.”
“Apakah sebaiknya kuhentikan saja ikhtiar ini?”
Aku bertanya meski tak begitu yakin apakah aku sanggup menghadapi selaksa badai ujian dalam ikhtiar seperti dialaminya,
Lalu bertanya, “Andai Muhammad -shalallaahu ‘alaihi wa sallam- berfikir sebagaimana engkau menalar, kan adakah Islam di muka bumi?”
Thursday, April 9, 2015
Percakapan Allah dan seorang hamba
Allah : “ Hambaku, bangunlah! Lakukan shalat malam 11rakaat .. ”
Hamba : “Illahi, aku lelah, tidak sanggup rasanya.”
Allah : “ Hambaku, lakukan 2 rakaat syafa’ dan 1 rakaat witir saja .. ”
Hamba : “Illahi, aku lelah dan rasanya sulit bagiku untuk bangun di tengah malam.”
Allah : “ Hambaku shalat witir saja ..”
Hamba : “Illahi, hari ini capek sekali, apa tidak ada cara lain?”
Allah : “ Hambaku, wudhulah sebelum tidur lalu menatap ke langit katakan YA ALLAH…”
Hamba : “ Illahi, aku sudah ngantuk kalau aku bangun nanti ngantuknya hilang. ”
Allah : “ Hambaku, tayammum saja di tempat tidur mu dan katakan YA ALLAH..”
Hamba : “Illahi, udara terasa dingin sekali, aku tak sanggup mengeluarkan tanganku dari dalam selimut.”
Allah : “ Hambaku, kalau begitu sebut saja dalam hati YA ALLAH, dan akan kami hitung itu sebagai shalat malam. ”
Sampai disini si hamba sudah tidak peduli karena tertidur pulas ..
Allah : “Lihatlah wahai malaikatku, bagaimana telah aku mudahkan semua baginya, akan tetapi dia pergi dariku dan tidur tanpa meninggalkan apapun.. Bila datang waktu subuh bangunkan dia agar dia bermunajat padaku, Karena aku merindukan suaranya ..”
Malaikat : “Ya Illahi, telah kami bangunkan dia tapi dia kembali tidur.”
Allah : “ Bisikkan di telinganya bahwa aku menantinya.”
Malaikat : “Illahi, dia tetap tidur.”
Allah : “ Katakan, sudah azan sebentar lagi matahari terbit. Bangunlah sebelum habis waktu subuh.”
Malaikat : “Illahi, apa Engkau tidak ingin marah padanya?”
Allah : “Hambaku tidak memiliki siapapun selain Aku, semoga suatu saat dia bertobat. Hambaku, ketika engkau shalat aku menyimak dan memandangmu, seakan aku tidak memiliki hamba selainmu… Namun engkau lalai seakan kau memiliki ratusan Tuhan..
Betapa Maha Penyayangnya Engkau, ya Rabb ..
Betapa Maha Pengampunnya Engkau, ya Allah ..
Betapa Maha Agungnya Engkau, ya Illahi …
Ampuni kami hambaMu yang lemah ini…
Aamiin allahumma aamiin :’)
Sumber: Retno DN (blog.retno.net)
Saturday, April 4, 2015
Kitakah ...?
Pada suatu ketika, Rasulullah saw bertanya kepada para sahabat, “Siapakah yang paling luar biasa imannya?”
Para sahabat menjawab, “Malaikat, ya Rasulallah.”
Balas Rasulullah, “Sudah tentulah malaikat luar biasa imannya, karena mereka senantiasa di sisi Allah.”
Seketika terdiam para sahabat, dan menjawab lagi, “Para nabi, ya Rasulallah.”
Rasulullah saw berkata, “Para nabi sudah tentu hebat imannya, karena mereka menerima wahyu dari Allah.”
Para sahabat mencoba lagi, “Kalau begitu, kamilah yang paling beriman.”
Jawab Rasulullah, “Aku berada di tengah-tengah kalian, sudah tentulah kalian orang yang paling beriman.”
Lalu, salah seorang dari sahabat berkata, “Kalau begitu, Allah dan Rasul-Nya sajalah yang mengetahui.”
Maka dengan perlahan, Rasulullah berkata, “Mereka adalah umat yang hidup sesudahku Mereka membaca al-Quran dan beriman dengan isinya. Orang yang beriman denganku dan pernah bertemu denganku, adalah orang yang bahagia. Namun orang yang tujuh kali lebih bahagia adalah mereka yang tidak pernah bertemu aku tetapi beriman denganku.”
Rasulullah diam seketika. Kemudian, beliau menyambung dengan suara yang lirih, “Sesungguhnya, aku rindukan mereka….”
Kitakah... yg pantas dirindui Rasulullah??.. tp akhlaq kita sdh spt yg diinginkan Rasulullah ???.. sdhkn kita istiqomah jalankan sunah-sunahnya... ???
Jawabnya ada di hati kita....
Thursday, April 2, 2015
Pilih aku, atau Ibumu
sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah pasti habis bertengkar lagi dengan Rafi suaminya.
keheranan, segera menghampiri Sarah dan menanyakan masalahnya. Sarah mulai menceritakan awal pertengkarannya
dengan Rafi tadi malam.
Sarah menemukan buku rekening Rafi terjatuh di dalam mobil. Sarah baru tahu, kalau Rafi selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal yang sama. Sementara Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama.
Berarti sudah 1 tahun lebih, Rafi membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah untuk yang lain. Jangan-jangan ada wanita lain??
Ayah Sarah hanya menghela nafas, wajah bijaksananya tidak menampakkan rasa kaget atau pun marah.
"Sarah..., yang pertama, langkahmu datang ke rumah ayah sudah dilaknat Allah dan para malaikat karena meninggalkan rumah tanpa seizin suamimu" kalimat ayah sontak membuat Sarah
kebingungan.
Sarah mengira ia akan mendapat dukungan dari ayahnya.
"Yang kedua, mengenai uang suamimu, kamu tidak berhak mengetahuinya. Hakmu hanyalah uang yang diberikan suamimu ke tanganmu. Itu pun untuk kebutuhan rumah tangga. Jika kamu membelanjakan uang itu tanpa izin suamimu, meskipun itu untuk sedekah, itu tak boleh". Lanjut
ayahnya.
memilikinya".
watakmu" mata ayah mulai berkaca-kaca.
Allahpun Ridho. Sedangkan suamimu, ia wajib taat kepada ibunya. Begitulah Allah mengatur laki-laki untuk taat kepada ibunya. Jangan sampai kamu menjadi
penghalang bakti suamimu kepada ibundanya".
kecil dan sempit? Sehingga kamu merajuk kepada suamimu bahwa kamu tidak bisa tidur disana. Anak-anakmu pun tidak akan betah disana. Sarah.., mendengar ini ayah sakit sekali".
biarkan saja untuk tinggal disana?"
"Uang itu diberikan untuk ibunya. Rafi ingin ayahnya berhenti berkeliling menjual gorengan. Dari uang itu ibunda Rafi hanya memakainya secukupnya saja, selebihnya secara rutin dibagikan ke anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu di kampungnya. Bahkan masih cukup untuk menggaji seorang guru ngaji di kampung itu" lanjut ayah.
Sarah membatin dalam hatinya, uang yang di berikan Rafi sering dikeluhkannya kurang. Karena Sarah butuh banyak pakaian untuk mengantar jemput anak sekolah. Sarah juga sangat menjaga
penampilannya untuk merawat wajah dan tubuhnya di spa. Berjalan-jalan setiap minggu.
Juga berkumpul sesekali dengan teman-temannya di restoran.
Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan. Tukang gorengan yang berhasil menjadikan Rafi seorang sarjana, mendapatkan pekerjaan yang diidamkan banyak orang. Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari.
Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.
Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah.
Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya. Batinnya sakit, menyesali sikapnya.
Namun Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya...
Subhanallah....
Monday, March 30, 2015
Agar Alloh Mencukupi
Jadi, kita tidak boleh tergiur untuk bersikap berlebihan.
Alloh Swt. berfirman, “Dan janganlah kamu sekalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”
(QS. Al An’am [6] : 141)
Dalam ayat-Nya yang lain, Alloh Swt. berfirman, “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isra [17] : 26-27)
(QS. Ath Tholaq [65] : 3)
Karena Alloh yang menciptakan kita, dan karena Alloh yang paling mengetahui keperluan kita.
Kemudian, keperluan yang ada pada diri kita pun, itu adalah ciptaan Alloh Swt. Kita tidak paham keperluan kita yang sebenarnya, karena tubuh ini bukan ciptaan kita. Kita tidak paham kebutuhan nutrisi harian kita sebenarnya seperti apa. Ahli kesehatan pun hanya memahami secara terbatas saja, tidak sempurna.
Friday, December 26, 2014
Yang Terbaik
Kata mereka, memilihlah dengan baik, pilihlah yang terbaik. Yang membuatmu selamat dan bahagia tidak hanya di dunia, tapi juga menuju Tuhan. Kata mereka lagi, pilihlah yang benar-benar bisa menjadi imam yang baik, dengan segala kepatuhannya pada Tuhan, dengan segala cintanya pada ibu dan ayahnya.
Bukankah yang terbaik menurut manusia, tak selalu paling baik menurut Tuhan? manusia selalu saja bebal dengan menentukan ukuran standarnya sendiri. Sungguh, manusia tak pernah tau apa yang ada dalam hati, tak pernah tau seperti apa kehidupan di depan, seperti apa bentuk cinta terbaik pun, manusia tak pernah mengerti.
Bagaimana bila pilihanku jatuh padamu?
Aku tak tau apa kau yang terbaik atau bukan, karena aku juga tak tau apa aku ini baik atau tidak. Tapi aku yakin, Tuhan akan menyatukan orang yang pantas bersatu.
Bagiamana kalau kita buat kesepakatan?
Kita sama-sama menjadi yang terbaik saja di hadapan Tuhan, berdoa menunggu disatukan.
Bagiamana? kau setuju, kan…
Oleh : Alfi Fatimah Kurniawan
Tuesday, December 2, 2014
Rizqi
Monday, March 3, 2014
Lebih mudah mana ??
Tanpa sadar, kita telah menghakimi orang itu.
Lebih mudah mana?
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan,.......
atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka.
Lebih mungkin mana?
Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman.....
atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri..?
Lebih mudah mana?
Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan.....
atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung?
Lebih penting mana?
Berusaha menguasai orang lain......
atau belajar menguasai diri sendiri?
Yang penting bukan bagaimana orang harus baik pada kita, melainkan bagaimana kita berusaha baik pada orang lain.
tidak akan terulang kembali.
Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan,
yaitu BELAJAR .....
dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik.
Hidup adalah PROSES,
Hidup adalah BELAJAR.
Tanpa ada batas umur
Tanpa ada kata tua.
Belajar sepanjang usia kita ada
Namun dengan banyak BERSYUKUR akan Membuat kita bahagia.
